Startegi Marketing dan Promosi Untuk Bisnis Anda 2

10 Tips Strategi Promosi Efektif yang Belum Anda Ketahui

download-aplikasi-kasir-android-strategi-promosi
Dalam memasarkan produk dari suatu brand, Anda akan memerlukan strategi promosi yang tepat pada sasaran. Dengan strategi promosi bisnis yang tepat, Anda akan meraih kesuksesan pada bisnis Anda. Bukan hanya itu, Anda juga akan mendapatkan kesempatan untuk mencapai target penjualan Anda dan juga mendulang brand awareness ketika strategi promosi dijalankan. Untuk mencapai itu semua, simak 10 tips dari strategi promosi bisnis berikut ini :

1.      Gunakan Media Sosial

Di era yang serba mobile ini, media sosial sudah menjadi suatu hal yang wajib dimiliki brand Anda. Melalui media sosial seperti Facebook dan Twitter. Anda dapat melakukan strategi promosi dengan memperkenalkan brand dan juga produk yang ingin Anda pasarkan kepada pengguna media sosial. Dengan menggunakan media sosial, maka pendekatan yang akan Anda lakukan menjadi lebih personal dan juga menjadi ‘lebih dekat’ dengan target market.

2.      Adakan Lomba

Siapa sih yang tidak suka menjadi pemenang? Tentu saja semua orang suka untuk memenangkan sesuatu. Oleh karena itu, menjadi salah satu penyelenggara kontes atau menjadi sponsor dalam salah satu kontes yang sedang direncanakan adalah ide strategi promosi yang baik. Dengan menampilkan logo Anda pada kontes atau perlombaan tersebut, maka brand yang akan Anda promosikan akan dikenal oleh peserta lomba.

3.      Bagi-bagi Produk

Jika brand Anda sedang ingin memperkenalkan produk atau varian baru dari produk yang pernah dikeluarkannya, maka salah satu strategi promosi yang cocok untuk dilakukan adalah dengan memberikan produk langsung kepadatarget market. Pembagian produk ini bisa diberikan secara cuma-cuma dalam bentuk sample atau tester.

4.      Mendata Pelanggan/Target Market

Mengumpulkan data pelanggan merupakan kegiatan yang kami rekomendasikan. Pada saat proses perkenalan produk ataupun penjualan berlangsung, pastikan Anda mendapatkan data pelanggan sesuai dengan kebutuhan Anda sehingga akan berguna untuk strategi promosi maupun rencana perusahaan berikutnya.

5.      Berikan Insentif untuk Setiap Rekomendasi

Berikan insentif bagi pelanggan setia Anda yang memberikan rekomendasi kepada calon pelanggan lainnya untuk menggunakan produk dari brand yang Anda pasarkan. Insentif dapat diberikan dalam wujud yang berbeda, seperti kupon diskon, sejumlah uang, atau produk Anda sendiri. Dengan cara tersebut, pelanggan setia Anda akan terus menggunakan dan semakin semangat untuk merekomendasikan produk Anda. Hal itu tentunya merupakan salah satu strategi promosi yang jitu!

6.      Tempatkan Produk di Tempat yang Tepat

Penempatan produk yang baik adalah penempatan produk pada toko yang dapat menambahkan angka penjualan. Anda bisa saja memindahkan produk Anda untuk diletakkan diantara 2 jenis produk lain yang merupakan komplementer dari jenis produk yang Anda jual. Anda juga bisa menempatkan produk yang Anda pasarkan pada ujung gang toko sehingga mudah untuk ditemukan. Dengan memanfaatkan segi letak produk dalam toko, tentunya ini menjadi strategi promosi yang jitu, bukan?

7.      Lakukan Kegiatan Amal/CSR (Corporate Social Responsibility)

Salah satu strategi promosi lainnya adalah dengan menunjukkan rasa peduli brand terhadap isu di sekitar masyarakat/target market yang biasa ditunjukkan melalui kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) sambil mempromosikanbrand atau  roduk teretentu yang ingin dipromosikan. Dengan kegiatan ini,brand Anda akan mendapatkan label baik dan disukai oleh masyarakat.

8.      Gunakan Barang Promosi

Dalam menjalankan strategi promosi, Anda boleh menggunakan barang promosi (seperti kaos, kalender dan merchandise lainnya) yang telah diberikan label berupa logo brand Anda sehingga ketika barang promosi tersebut digunakan oleh seseorang, maka barang tersebut telah mengingatkan orang disekitarnya untuk menggunakan produk dari brand tersebut.

9.      Susun Acara untuk Mengapresiasi Pelanggan

Selenggarakan acara bagi para pelanggan setia produk yang akan Anda promosikan. Susunlah acara yang menarik, banyak hadiah dan tanpa ada standuntuk berjualan serta tanpa harus memaksa para peserta membeli apa pun pada acara tersebut. Dengan strategi promosi melalui acara-acara tersebut, loyalitas dari peserta acara tersebut akan bertambah dan begitu juga rasa senang pelanggan dengan brand Anda.

10.  Lakukan Survey Pembeli setelah Penjualan


Untuk meningkatkan kualitas produk yang dipasarkan dan juga pelayanannya, maka ada baiknya bagi Anda untuk melakukan survey pada setiap pelanggan setelah penjualan. Anda bisa melakukannya di tempat, melalui telepon maupun melalui email. Tetunya strategi promosi berbentuk survey ini mempermudah pelanggan untuk menyampaikan baik pujian maupun keluhan tentang produk yang digunakan/dikonsumsi.

Kisah Tragis Dibalik Kesuksesan Victoria’s Secret

sifandy.com-Victoria’s Secret
Siapa tak mengenal produk pakaian dalam wanita, Victoria’s Secret? Sebagian besar orang pasti tahu Victoria’s Secret adalah merek retail pakaian dalam wanita terbesar di dunia. Namun, apakah Anda tahu siapa pemilik bisnis yang didirikan sejak tahun 1977 itu?
Adalah Roy Raymond, otak dan pendiri Victoria’s Secret di San Fransisco, California. Bisnis yang awalnya tak terjamah kaum pria ini ia rambah karena pengalaman pribadinya suatu hari. Kala itu, Roy Raymond merasa malu saat ingin membelikan pakaian dalam untuk istrinya di salah satu department store. Ia pun punya ide ingin membuat sebuah toko khusus penyedia pakaian dalam wanita.
Roy Raymond adalah alumnus Tufts University dan Standford Graduate School of Bussiness. Gerai pertama Victoria’s Secret ia dirikan di Standford Shopping Center dengan modal berhutang dari bank sebesar $ 40,000 dan $ 40,000 berhutang dari seorang temannya. Di tahun pertama pendirian Victoria’s Secret, Roy  mendapat keuntungan sebesar $ 50,000.
Melihat kesuksesan Victoria’s Secret, Roy pun memperluas bisnisnya. Ia membangun tiga buah gerai baru dan membuat mail order catalog. Namun, keganjilan dimulai pada tahun 1982, lima tahun setelah Victoria’s Secret didirikan. Pada tahun itu, saat pendapatan merek ini mencapai $ 6 juta, Roy malah menjualnya beserta 42 katalog dan enam buah gerainya.
Merek Victoria’s Secret beserta seluruh asetnya ia jual ke pesaing terberatnya, Leslie Waxner, CEO The Limited (produk pakaian dalam wanita pesaing Victoria’s Secret) dengan harga $ 4 juta. Sebagian orang menganggap keputusan Roy amat gegabah. Namun, ia tetap cuek dan berencana membuat bisnis pakaian baru.
Akhirnya, di tahun 1984, Roy membuat bisnis bernama My Child’s Destiny, yang mengeluarkan produk pakaian untuk anak-anak. Berbeda dengan Victoria’s Secret yang langsung sukses di pasaran, My Destiny’s Child justru bangkrut di tahun kedua pembuatannya. Roy pun terjepit hutang pada  negara sebesar $77,000.
Lantaran frustasi, Roy mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri melompat dari atas jembatan Golden Gate di San Fransisco pada tanggal 2 September 1993 di usia 47 tahun. Sebuah kisah tragis dari seseorang yang berhasil dengan bisnis “out of the box”.
Padahal, di tahun 1984 saat Roy sedang merintis bisnis My Destiny’s Child, pemilik Victoria’s Secret yang bariu sedang berjaya. Saham Victoria’s Secret saat itu bernilai $ 500 juta dan masih merajai bisnis retail pakaian dalam wanita terbesar di dunia hingga sekarang.
Bahkan, dengan mengusung fashion show tahunan bernama Victoria’s Secret Annual Fashion Show yang merupakan fashion show terbesar di dunia, produk Victoria’s Secret selalu dinantikan seluruh wanita, hingga para selebriti Hollywood.
Tak berhenti di situ, karena sejak tahun 2008, Victoria’s Secret yang berpusat di Amerika Serikat terus berekspansi ke luar negeri. Di antaranya Spanyol, Kanada, Timur Tengah, Karibia, Polandia, dan Inggris.
Ternyata, ada kisah tragis di balik kesuksesan merek retail pakaian dalam wanita terbesar di dunia ini. Ada pelajaran berharga yang bisa dipetik. Bahwa di dunia bisnis, menyukai tantangan itu perlu. Namun, jangan lupa perhitungkan risiko atas tindakan Anda. Gegabah mengambil keputusan, sama saja siap menghadapikebangkrutan.

Pentingnya User Test untuk Sebuah Keberhasilan Produk

download-aplikasi-kasir-android-dokuku-user-testing
Apa yang sebenernya user butuhkan dalam sebuah aplikasi mobile? Kebutuhan user untuk menggunakan suatu produk digital sangatlah mudah. User hanya membutuhkan suatu produk yang berguna, salah satunya aplikasi tersebut dapat mempermudah kegiatannya sehari-hari.
Disamping itu, aplikasi mobile harus dibuat semudah mungkin (user friendly). Satu lagi yang jangan Anda lupakan, estetika yang berhubungan dengan UI/UX dari aplikasi mobile yang Anda buat.
Itulah sedikit formula UX yang dibeberkan dalam Talkshow User Testing Day (Less Bias Better Research) yang diadakan pada 22 Oktober 2015 di Simpul Space, Bandung. Dalam Talkshow tersebut dihadiri oleh tiga pembicara, diantaranya: Ketut Sulistyawati (Founder Somia), Naning Utoyo (User Experiance Strategic TradeGecko), dan Rofiqi Setiawan (Technology Specialist Microsoft Indonesia).
User testing atau dikenal juga dengan UAT (user acceptance test) merupakan suatu proses pengujian oleh pengguna yang bertujuan untuk menghasilkan dokumen yang bisa dijadikan bukti bahwa produk yang dibuat dapat diterima pengguna.
Biasanya, perusahaan dalam UAT suka kekeuh dengan produknya dan tidak mendengarkan user. Padahal produk tersebut dibuat agar digunakan pengguna. Jadi, apakah manfaat sebenarnya dari user test itu?
download-aplikasi-kasir-android-dokuku-user-feedback
Pertama, yang sangat jelas dari manfaat user test itu untuk mendapatkan feedback dari user. Hal yang sering ditemukan oleh pembicara, klien seringkali “terlalu cinta” dengan produknya, sehingga saat mendengarkan hal buruk tentang produknya, perusahaan terkadang tidak mau mendengar.
Kedua, biasanya user akan menunjukan masalah yang tak terlihat sebelumnya. User akan lebih objektif dalam memberikan penilaian. Selanjutnya, akan lebih mudah untuk perusahaan mengetahui target useryang sebenarnya. Termasuk untuk mengeliminasi design problems, dan validate user, tim ataupun klien.
Terakhir, user test harus dilakukan agar perusahaan dapat mengidentifikasi masalah sebelum rilis.
Uniknya, dalam membuat model user test, SOMIA menggunakan user test yang mudah tanpa mockup saat melakukan test untuk mobile wallet. Apa yang mereka gunakan? Mereka hanya membuat beberapa tampilan ponsel yang akan diuji dari kertas. Langsung diberikan kepada user, feedbacknya pun langsung mereka dapatkan.
Yang perlu diingat, tidak selamanya data yang diperoleh banyak itu baik. Data yang baik, harus didapatkan dari user yang representatif. Trik mudahnya, untuk mendapatkan data yang valid sebesar 75 persen, sebaiknya Anda mencari lima orang user. Para user tersebut dicari dari persona yang sudah dibuat sebelumnya.
download-aplikasi-kasir-android-dokuku-user-personal
Merujuk Wikipedia, persona (user experience) ialah karakter fiksi yang diciptakan untuk mewakili jenis pengguna berbeda yang mungkin menggunakan situs, merek, atau produk dengan cara yang sama.
Untuk melakukan user test, Anda harus memilih jenis apa yang akan digunakan. Yang biasanya sering digunakan antara lain user test on site, user test off site, dan user test remote unmoderated.
Untuk penggunaan remote unmoderated banyak menuai pro dan kontra, karena developer harus menerima konsekuensinya jika ada error yang tidak disadari dan developer tidak bisa mengarahkan langsung ke user. Tapi bukan berarti, user dilepas begitu saja saat melakukan testUser juga dipandu dengan skenario online.
Sumber : Techasia

Startegi Marketing dan Promosi Untuk Bisnis Anda 1

download-aplikasi-kasir-android-strategi-marketing
Dalam menjalankan usaha, salah satu yang terpenting adalah bagaimana seorang pimpinan atau pemilik usaha menentukan arah atau strategi marketing atau pemasaran usaha atau bisnisnya. Karena, perencanaan strategi marketing akan menjadi ujung tombak dan penentu utama dari sukses atau tidaknya usaha atau bisnisnya tersebut. Lalu, bagaimanakah langkah langkah dalam membuat strategi marketing yang efektif?
1.     STP Market (Segmenting, Targeting & Positioning)
Tentukan dulu Segmentasi, Target dan Posisi Market usaha atau bisnis Anda.

  • Segmentasi adalah Suatu kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok – kelompok pembeli yang berbeda, yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran ( marketing mix ) yang berbeda.
  • Targeting adalah proses pemilihan dan penentuan atas segmen pasar yang telah dilakukan sebelumnya. Dengan demikian, proses targeting adalah suatu proses dimana kita menentukan akan seperti apakah konsumen yang menjadi target atau sasaran usaha atau bisnis.
  • Positioning atau Penempatan Produk adalah proses menempatkan produk agar sesuai dengan profil atau karakteristik dari target market. Hal ini biasanya meliputi harga dan kualitas produk tersebut. Proses STP Market ini, khususnya Positioning sangat erat kaitannya dengan langkah strategi pemasaran selanjutnya yaitu Marketing Mix.
2.      Marketing Mix
Marketing mix ( Bauran Pemasaran ) adalah variabel – variabel penting konsep pemasaran yang akan menentukan strategi pemasaran usaha atau bisnis. Pada dasarnya, Marketing Mix terdiri dari 4P yaitu ( Produk, Prce, Place dan Promosi ) namun seiring perkembangan, kini memiliki tambahan 3 variabel (3P) yaitu People, Process dan Physical Evidence.
a.       Product ( Produk )
Produk adalah segala sesuatu ( barang atau jasa ) yang ditawarkan guna memenuhi kebutuhan target pasar. Bukan hanya bentuk dari produk saja yang ditawarkan, namun termasuk didalamnya adalah teknologi serta kemasan luar ( packaging ).
b.      Price ( Harga )
Harga merupakan sejumlah harga yang harus dibayarkan oleh calon konsumen untuk mendapatkan produk barang atau jasa. Harga merupakan salah satu variabel marketing mix yang fleksibel, karena dapat menyesuaikan dengan kondisi pasar, baik dilihat dari kondisi penawaran maupun permintaan pasar.
c.       Place ( Lokasi )
Tempat adalah kegiatan strategi bisnis atau usaha agar produk yang ditawarkan bisa didapatkan atau dijangkau dengan mudah dan cepat oleh konsumen atau pasar.
Ada beberapa pilihan yang bisa dilakukan oleh pebisnis atau usahawan dalam menentukan Lokasi produk yaitu membuka cabang atau menggunakan jalur distribusi yang saat ini sedang berkembang yaitu Online Store. Kedua pilihan ini dapat disesuaikan dengan model atau jenis produk yang dijual atau ditawarkan oleh pebisnis.
d.      Promotion ( Promosi )
Promosi adalah kegiatan memperkenalkan produk kepada calon konsumen. Proses promosi ini biasanya berkaitan erat dengan proses Branding. Biasanya Branding merupakan proses mempromosikan produk.
Proses promosi produk bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti melalui advertising konvensional dan digital, door to door direct selling, sales promotion, dan lain – lain.
e.       Process ( Proses )
Proses adalah suatu kegiatan yang terintegrasi mulai dari produksi, distribusi, hingga penerimaan produk oleh konsumen. Termasuk juga bagaimana proses pelayanan mulai dari penawaran penjualan hingga layanan purna jualnya.
f.        People ( Manusia )
Semua orang yang terlibat dalam proses produksi hingga memberikan pelayanan kepada konsumen.
g.       Physical Evidence (Bukti Fisik)
Perangkat – perangkat yang dibutuhkan untuk mendukung penampilan suatu produk. Di era digital sekarang ini, untuk menampilkan bukti fisik produk, selain dari bentuk fisik secara riil ( seperti bahan, kemasan, dll ) namun kini pebisnis dapat menampilkannya produknya melalui website dengan memberikan contoh – contoh tampilan atau bahkan simulasi penggunaan produknya
3.      Bangun Kreativitas Marketing
Semakin tingginya tingkat kompetisi di dunia bisnis, maka pebisnis harus memiliki strategi bisnis yang kreatif. Contohnya adalah jika dulu kita melakukan promosi cukup melalui media cetak saja, namun kini seiring majunya teknologi dan cepatnya arus informasi serta kebutuhan akan informasi yang cepat dan kredibel adalah suatu kebutuhan yang harus kita penuhi dengan segera.
Salah satu caranya adalah dengan memaksimalkan beberapa media digital yang kini sudah semakin banyak pengguna yang mencari informasi melaluli media tersebut, sebut saja seperti mesin pencari ataupun social media.
Berikut beberapa contoh media digital yang bisa dimaksimalkan oleh pengusaha dalam menyebarkan informasi bisnisnya guna meningkatkan kemampuan bersaingnya :
·         Website Perusahaan
·         Socia Media Facebook
·         Social Media Twitter
·         Blog Perusahaan
4.      Konsistensi / Fokus
Ketika semua strategi diatas telah berhasil kita susun, yang selanjutnya perlu dilakukan adalah kekonsistensan kita dalam menjalankan bisnisnya. Konsisten dan fokus terhadap produk dan target pasar adalah penting karena kita dapat menentukan arah bisnis atau usaha untuk kedepannya.
5.      Evaluasi

Setelah menjalankan strategi bisnis atau usaha tersebut, jangan lupa untuk selalu melakukan evaluasai secara konsisten dan berkala. Hal ini penting karena dengan adanya evaluasi ini, kita bisa mengetahui apakah strategi pemasaran kita masih relevan dengan target bisnis kita atau tidak.

Tunggu Strategi promosi untuk bisnis anda di Startegi Marketing dan Promosi Untuk Bisnis Anda 2

Keluar dari Zona Nyaman By Prof Rhenald Kasali


sifandy.com-keluar-dari-zona-nyaman
Mungkin inilah yang tidak banyak dimiliki SDM kita: kemampuan untuk keluar dari zona nyaman. Tanpa keterampilan itu, perusahaan-perusahaan Indonesia akan “stuck in the middle,” birokrasi kita sulit “diajak berdansa” menjelajahi dunia baru yang penuh perubahan, dan kaum muda sulit memimpin pembaharuan.


Tidak hanya itu, orang-orang tua juga kesulitan mendidik anak-anaknya agar tabah menghadapi kesulitan. Dengan memberikan pendidikan formal yang cukup atau kehidupan yang nyaman tak berarti mereka menjadi manusia yang terlatih menghadapi perubahan. Apa artinya bergelar S2 kalau penakut, jaringannya terbatas, “lembek”, cepat menyerah dan gemar menyangkal.


Tetapi maaf, ketidakmampuan keluar dari zona nyaman ini bukanlah monopoli kaum muda. Orang-orang tua yang hidupnya mapan dan merasa sudah pandai pun terperangkap di sana. Seperti apakah gejala-gejalanya?


“Saya Pikir…”


“Saya pikir hidup yang nyaman, terlindungi, tercukupi adalah hidup yang aman”, begitu pemikiran banyak orang.


Kita berpikir, apa-apa yang kita kerjakan dan membuat kita mahir sehari-hari sudah final. Dengan cara seperti itu maka kita akan melakukan hal yang sama berulang-ulang sepanjang hari, melewati jalan atau cara-cara yang sama sepanjang tahun.


Padahal segala sesuatu selalu berubah. Ilmu pengetahuan baru selalu bermunculan dan saling menghancurkan. Teknologi baru berdatangan menuntut ketrampilan baru. Demikian juga peraturan dan undang-undang. Pemimpin dan generasi baru juga mengubah kebiasaan dan cara pandang. Ketika satu elemen berubah, semua kebiasaan, struktur, pola, budaya kerja dan cara pengambilan keputusan ikut berubah. Ilmu, keterampilan dan kebiasaan kita pun menjadi cepat usang.


Jalan-jalan yang nyaman kita lewati juga cepat berubah menjadi amat crowded dan macet, sementara selalu saja ada jalan-jalan baru.


Orang-orang yang terperangkap dalam zona nyaman biasanya takut mencari jalan, tersasar atau tersesat di jalan buntu. Padahal solusinya mudah sekali: putar arah saja, bedakan a dead enddengan detour.


Kalau bisa dikoreksi, mengapa konsep yang bagus dan sudah besar sunk cost-nya harus diberangus dan dikutuk habis-habisan? Bukankah kita bisa mengoreksi bagian-bagian yang salah? Orang-orang yang tak terbiasa keluar-masuk dari zona nyaman punya kecenderungan mengutuk jalan buntu karena ia merasa tersesat di sana. Ilmuwan saja, kalau kurang up to datesering melakukan hal itu, padahal orang biasa yang terlatih keluar dari zona nyaman bisa melihat jalan keluar.


Ada rangkaian sirkuit dalam otak kita yang membentuk jalur tetap, sehingga program diri dikuasa autopilot. Akibatnya, tanpa berpikir pun kita akan sampai di tempat tujuan yang sama dengan yang kemarin kita tempuh. Dan ketika kita keluar dari jalur itu, ada semacam inersia yang menarik kita kembali pada jalur yang sudah kita kenal.


Kata orang bijak, keajaiban jarang terjadi pada mereka yang tak pernah keluar dari "selimut rasa nyamannya." Keajaiban itu hanya ada di luar zona nyaman yang kita sebut sebagai zona berbahaya (a danger zone). Zona berbahaya ini seringkali juga dinamakan sebagai zona kepanikan (panic zone). Tetapi untuk menghindari kepanikan, para penjelajah kehidupan telah menunjukkan adanya zona antara, yaitu zona belajar (learning zone atau challenge zone).


Karena itulah, belajar tak boleh ada tamatnya. Sekolah pada lembaga formal bisa menyesatkan kalau beranggapan selesai begitu gelar dan ijazah didapat. Apalagi bila kemudian memunculkan sikap arogansi "saya sudah tahu" atau "mahatahu" tentang sesuatu hal.


Saya sering membaca tulisan para ilmuwan yang memberikan tekanan pada ijazahnya (yang memberi gelar) saat menggugat sebuah pendapat atau konsep. Tentang hal ini saya hanya bergumam, mereka kurang terbuka, kurang mampu melihat perspektif, tak kurang mau belajar lagi. Learning itu gabungan dari relearn dan unlearn. Orang yang terbelenggu dalam zona nyaman kesulitan untuk belajar lagi dan membuang pandangan-pandangan lamanya. Ia menjadi amat resisten dan keras kepala.


Manusia belajar sepanjang masa melewati ujian demi ujian. Dan itu meletihkan, bahkan kadang menakutkan, melewati proses kesalahan dan kegagalan, menemui jalan buntu dan aneka krisis, kurang tidur.


Kadang kita menemukan guru yang baik dan pandai, tapi kadang bertemu guru yang menjerumuskan dan menyesatkan. Tetapi mereka semua memberikan pembelajaran.


Jadi bagaimana gejala orang yang kesulitan “keluar-masuk” zona nyaman? Saya kira Anda sudah bisa melakukan introspeksi.


Hidup itu memang terdiri dari proses keluar-masuk. Kalau sudah nyaman, ingatlah jalan ini akan crowded dan kelak menjadi kurang nyaman. Jangankan melewati jalan raya, karier kita pun akan menjadi usang kalau tak berubah haluan memperbaharui diri. Perusahaan lebih senang mendapatkan kaum muda yang masih bisa dibentuk ketimbang kita yang lebih tua tapi sudah tak mau belajar lagi, keras kepala pula.


Kalau kita berani melewati jalan tak nyaman, lambat laun kita pun bisa meraih kemahiran. Kalau sudah mahir dan nyaman, jangan lupa cari jalan baru lagi. Seorang climber, kata Paul Stoltz terus mencari tantangan baru. Ia bukanlah a quiter atau a camper.


Siapa yang tak ingin hidup mapan dan nyaman? Kita bekerja keras untuk meraih kenyamanan dan ketenangan hidup, tetapi para ahli mengingatkan itu semua hanyalah ilusi. Dalam zona nyaman tak ada kenyamanan, tak ada mukjizat selain mereka yang berani keluar dari selimut tidurnya.


Bagaimana Melatihnya?


Saya ingin mengatakan pada Anda, jangan terburu-buru mengatakan bahwa manusia dewasa tak bisa berubah. Pengalaman saya menemukan banyak orang dewasa yang bisa berubah. Yang tidak bisa berubah itu adalah manusia yang sudah final.


Manusia yang sudah final itu biasanya pikirannya kaku seperti orang mati dan merasa paling tahu. Tentang manusia yang arogan ini bukanlah tugas manusia untuk mengubahnya, biarkan saja Tuhan yang memberikan solusinya. Hanya lewat ujian beratlah mukjizat itu baru terjadi pada mereka.


Di Rumah Perubahan, kami biasa mendampingi dan memberikan pelatihan untuk keluar dari zona nyaman ini. Biasanya setelah dilatih mereka malah justru menjadi pembaharu yang progresif. Bahkan mereka menjadi teman para CEO yang sedang memimpin transformasi untuk menghadapi para pemimpin pemberontakan yang resisten terhadap perubahan, atau orang-orang arogan dan miskin perspektif, termasuk para senior yang sudah final karena gelarnya sudah panjang.


Lain kali saya akan jelaskan apa yang harus dilakukan orangtua dan guru untuk melatih anak-anaknya keluar dari zona nyaman.

Sumber : Kompas

4 Kata Ajaib Yang Akan Meningkatkan Penjualan

Copywriting adalah sebuah tindakan menulis tulisan dengan tujuan untuk mengiklankan atau memasarkan sebuah produk, bisnis, seseorang, opini atau ide. Sang pembaca tulisan tersebut diharapkan akan terbujuk untuk membeli produk yang diiklankan, atau menyetujui sudut pandang dari isi tulisan yang telah dibagikan.
Skill ini penting untuk bisnis online karena menuntut seni memasarkan atau mendeskripsikan suatu produk lewat teks. Dengan segala keterbatasan kata-kata, Anda harus membuat pelanggan tertarik terhadap produk Anda lewat beberapa kalimat saja.
4 kata ini adalah kata-kata yang ‘ajaib’ secara psikologi dan meningkatkan kesempatan para konsumen untuk membeli sebuah produk dan tentunya meningkatkan jumlah penjualan Anda.

1. Anda

sifandy.com-anda
Menurut salah satu penyedia layanan ecommerce: Shopify, ‘You‘ atau ‘Anda’ adalah kata paling kuat di seluruh Inggris. Dengan kata ini, pembaca seolah-olah diajak bicara secara langsung. Salah satu perusahaan yang selalu menggunakan ‘You’ dan berhasil membangun hubungan baik dengan pelanggannya adalah Uncommongoods. Toko online yang khusus menjual barang-barang yang unik ini, selalu menulis email yang seolah-olah mengajak Anda berbincang langsung dengan mereka. Inilah judul yang tertulis dalam salah satu email mereka:
Uncommongoods



sifandy.com-you
Dan tidak hanya di email, halaman utama website Uncommongoods juga banyak menggunakan kata-kata ‘Anda’.

2. New (Baru)

sifandy.com-New
Ketika Anda melihat sesuatu yang ‘baru’, Anda pasti merasa tergugah, exciting, penasaran, dan perasaan menginginkan lainnya. iPhone telah mencontohkan penggunaan kata ini dengan baik ketika mengkampanyekan iPhone 5. New designnew technologynew iPhone.
Dr. Bianca Whittman adalah seorang ilmuwan yang mempelajari kata-kata yang digunakan para copywriterdan bagaimana hal tersebut mempengaruhi pelanggan.
Dia mengatakan seperti ini ketika meneliti sebuah produk permen sebagai contoh, “Saya menyukai cokelat batang yang biasa saya makan, namun melihat repackaging dari cokelat ini, disertai dengan kata-kata “New, improved flavor” menjadikan saya ingin beralih dari cokelat kesukaan saya.”
Konsumen punya keterikatan yang positif terhadap kata ‘New‘. Anda secara konstan pasti menginginkan baju baru, gadget baru, mobil baru. Sebagai pengusaha toko online, Anda harus memainkan kata ini sebanyakmungkin yang Anda mampu.

3. GRATIS

sifandy.com-Gratis
Siapa yang tidak tertarik dengan kata ‘Gratis’? Kata ini mempengaruhi emosional dan ketertarikan seseorang.
Saat Amazon melakukan uji coba dengan menerapkan gratis ongkos kirim untuk pembelian di atas $99, pembeli merasa mereka harus membayar $10 lagi untuk mendapatkan fasilitas tersebut. Padahal, biaya ongkos kirim yang diperlukan hanyalah $3,95.
Gregory Clotti, founder dari Sparring Mind, berpendapat bahwa kata ‘gratis’ mengekspos keengganan banyak orang untuk kehilangan lebih banyak.
Pada November 2012, Amazon menurunkan minimal order-nya menjadi $75 untuk mendapatkan gratis ongkos kirim, rata-rata pembelinya memesan sejumlah $80.

4. Bergaransi

sifandy.com-Garansi
Kata ‘bergaransi’ menjadi semacam janji untuk kepuasan para konsumen jika mereka membeli suatu produk. Konsumen merasa terlindungi, aman, dan kepercayaan terhadap Anda juga meningkat.
Sebuah studi menemukan bahwa orang-orang punya kecenderungan takut terhadap sesuatu yang mereka harus bayar. Takut rusak, tidak sesuai keinginan, cepat busuk, berdampak buruk terhadap kesehatan, dan lain sebagainya. Dengan menjamin pembelian mereka, resiko merasa takut ini bisa ditekan sehingga pembeli tidak merasa ragu lagi untuk membeli produk Anda.
Anda sebaiknya memberikan garansi atau jaminan, misalnya “Jaminan Uang Kembali”, namun harus disertai dengan beberapa aturan supaya pelanggan tidak seenaknya memanfaatkan maksud baik Anda
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com