Showing posts with label peluang bisnis. Show all posts
Showing posts with label peluang bisnis. Show all posts

6 Tips Jitu Memaksimalkan BBM Anda untuk Bisnis Online

Tips-memaksimalkan-BBM
BBM
Saat ini baik pengguna Blackberry, iOS maupun android sudah bisa menggunakan fasilitas BlackBerry Messenger (BBM). Kali ini, Saya akan membahas beberapa tips untuk berbisnis online dengan menggunakan BBM sebagai media komunikasi. Sebenarnya banyak media lain yang bisa digunakan sebagai saluran dalam berbisnis online. Saluran yang di maksud ialah media yang menghubungkan bisnis Anda dan calon konsumen. Namun, BBM menjadi salah satu saluran utama untuk berbisnis karena sangat mudah dalam penggunaanya sebagai media promosi. Bahkan, tak jarang ada orang yang rela membeli BBM hanya untuk bisa terhubung dengan kolega bisnisnya. Berikut ini beberapa tips memaksimalkan  BBM sebagai saluran utama dalam menjalankan bisnis online Anda.
1. Tambahkan Kontak Sebanyak-Banyaknya
Semakin banyak kontak yang Anda tambahkan, semakin besar peluang orang mau membeli produk Anda. Cara mudah untuk menambahkan kontak BBM ialah dengan memintak kontak BBM teman, cari lewat internet dengan bantuan google tentunya, minta bantuan kepada teman untuk broadcast pin Anda. Anda juga bisa mencari melalui koran atau majalah atau bila menihat ada spanduk di jalan yang ada pin BB langung tambahkan. Lakukan langkah ini hingga kontak BBM Anda penuh, dengan harapan orang yang Anda tambahkan bisa menjadi pelanggan Anda.

2. Rutin Mengganti Display Picture BBM

Dengan adanya notifikasi saat menggganti  Display Picture ini bisa dimanfaatkan untuk  mengganti Display picture dengan foto produk. Bila rutin mengganti Display picture Blackberry Anda dengan produk-produk yang Anda jual,  Hal ini dapat membantu untuk memperkenalkan produk yang Anda jual kepada teman BBM Anda.

3. Broadcast Informasi Seputar Bisnis Kamu

Carilah kutipan, berita, tips, gambar yang berkaitan dengan produk yang Anda jual. Kemudian broadcastinformasi tersebut secara berkala pada teman BBM Anda. Selingi dengan melakukan broadcast iklan produk yang Anda jual. Hal ini sangat penting, untuk menjaga agar kontak BBM Anda tetap setia menjadi kontak Anda.

4. Broadcast Iklan Produk

Ingat, tidak semua kontak di BBM Anda suka dengan produk yang Anda jual. Sebaiknya, beritahukan kepada teman di kontak BBM Anda, bahwa Anda mengunakan pin BBM Anda untuk memberikan informasi khusus jualan. Dengan begitu apabila mereka tidak tertarik mereka bisa menghapus pin Anda dari kontak mereka.
Bila Anda memiliki budget lebih, sebaiknya pisahkan pin BBM untuk jualan dan pin BBM pribadi. Hal ini bertujuan untuk menjaga jangan sampai suasana hati Anda menggangu calon pelanggan Anda. Contohnya : Anda memasang status Aku lagi sedih hari ini, kemudian beberapa saat kemudia Anda mempromosikan produk dengan nada yang ceria.

5. Buatlah Grup

Membuat grup BBM juga sangat membantu untuk menjaga loyalitas pelanggan. Caranya ialah tambahkan kontak orang yang sudah pernah membeli produk Anda dalam sebuha grup khusus. Bila Anda memiliki produk baru, bagikan informasinya kepada grup orang yang sudah pernah membeli produk Anda dulu. Ini bisa membuat orang tersebut merasa isetimewa dan kemungkinan besar mereka akan membeli produk Anda lagi.
Grup BBM juga bisa Anda gunakan sebagai media untuk memberikan diskon khusus kepada anggota grup. Selain diskon, Anda juga bisa membuat jejaring reseller dan dropship dalam grup yang Anda buat. Dengan Adanya grup khusus jejaring bisnis, bisa membuat bisnis online Anda cepat berkembang.

6. Bangun Kepercayaan dan Kejujuran

Ini adalah point penting, karena kejujuran yang kita berikan akan membuahkan kepercayaan pelanggan. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi penjual, karena kepercayaan merupakan pondasi utama sebuah usaha. Anda bisa menganti Display picture anda dengan screenshot testimoni pelanggan, broadcast testimoni pelanggan dll.
Sumber : Yukbisnis

Kisah Tragis Dibalik Kesuksesan Victoria’s Secret

sifandy.com-Victoria’s Secret
Siapa tak mengenal produk pakaian dalam wanita, Victoria’s Secret? Sebagian besar orang pasti tahu Victoria’s Secret adalah merek retail pakaian dalam wanita terbesar di dunia. Namun, apakah Anda tahu siapa pemilik bisnis yang didirikan sejak tahun 1977 itu?
Adalah Roy Raymond, otak dan pendiri Victoria’s Secret di San Fransisco, California. Bisnis yang awalnya tak terjamah kaum pria ini ia rambah karena pengalaman pribadinya suatu hari. Kala itu, Roy Raymond merasa malu saat ingin membelikan pakaian dalam untuk istrinya di salah satu department store. Ia pun punya ide ingin membuat sebuah toko khusus penyedia pakaian dalam wanita.
Roy Raymond adalah alumnus Tufts University dan Standford Graduate School of Bussiness. Gerai pertama Victoria’s Secret ia dirikan di Standford Shopping Center dengan modal berhutang dari bank sebesar $ 40,000 dan $ 40,000 berhutang dari seorang temannya. Di tahun pertama pendirian Victoria’s Secret, Roy  mendapat keuntungan sebesar $ 50,000.
Melihat kesuksesan Victoria’s Secret, Roy pun memperluas bisnisnya. Ia membangun tiga buah gerai baru dan membuat mail order catalog. Namun, keganjilan dimulai pada tahun 1982, lima tahun setelah Victoria’s Secret didirikan. Pada tahun itu, saat pendapatan merek ini mencapai $ 6 juta, Roy malah menjualnya beserta 42 katalog dan enam buah gerainya.
Merek Victoria’s Secret beserta seluruh asetnya ia jual ke pesaing terberatnya, Leslie Waxner, CEO The Limited (produk pakaian dalam wanita pesaing Victoria’s Secret) dengan harga $ 4 juta. Sebagian orang menganggap keputusan Roy amat gegabah. Namun, ia tetap cuek dan berencana membuat bisnis pakaian baru.
Akhirnya, di tahun 1984, Roy membuat bisnis bernama My Child’s Destiny, yang mengeluarkan produk pakaian untuk anak-anak. Berbeda dengan Victoria’s Secret yang langsung sukses di pasaran, My Destiny’s Child justru bangkrut di tahun kedua pembuatannya. Roy pun terjepit hutang pada  negara sebesar $77,000.
Lantaran frustasi, Roy mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri melompat dari atas jembatan Golden Gate di San Fransisco pada tanggal 2 September 1993 di usia 47 tahun. Sebuah kisah tragis dari seseorang yang berhasil dengan bisnis “out of the box”.
Padahal, di tahun 1984 saat Roy sedang merintis bisnis My Destiny’s Child, pemilik Victoria’s Secret yang bariu sedang berjaya. Saham Victoria’s Secret saat itu bernilai $ 500 juta dan masih merajai bisnis retail pakaian dalam wanita terbesar di dunia hingga sekarang.
Bahkan, dengan mengusung fashion show tahunan bernama Victoria’s Secret Annual Fashion Show yang merupakan fashion show terbesar di dunia, produk Victoria’s Secret selalu dinantikan seluruh wanita, hingga para selebriti Hollywood.
Tak berhenti di situ, karena sejak tahun 2008, Victoria’s Secret yang berpusat di Amerika Serikat terus berekspansi ke luar negeri. Di antaranya Spanyol, Kanada, Timur Tengah, Karibia, Polandia, dan Inggris.
Ternyata, ada kisah tragis di balik kesuksesan merek retail pakaian dalam wanita terbesar di dunia ini. Ada pelajaran berharga yang bisa dipetik. Bahwa di dunia bisnis, menyukai tantangan itu perlu. Namun, jangan lupa perhitungkan risiko atas tindakan Anda. Gegabah mengambil keputusan, sama saja siap menghadapikebangkrutan.

Keluar dari Zona Nyaman By Prof Rhenald Kasali


sifandy.com-keluar-dari-zona-nyaman
Mungkin inilah yang tidak banyak dimiliki SDM kita: kemampuan untuk keluar dari zona nyaman. Tanpa keterampilan itu, perusahaan-perusahaan Indonesia akan “stuck in the middle,” birokrasi kita sulit “diajak berdansa” menjelajahi dunia baru yang penuh perubahan, dan kaum muda sulit memimpin pembaharuan.


Tidak hanya itu, orang-orang tua juga kesulitan mendidik anak-anaknya agar tabah menghadapi kesulitan. Dengan memberikan pendidikan formal yang cukup atau kehidupan yang nyaman tak berarti mereka menjadi manusia yang terlatih menghadapi perubahan. Apa artinya bergelar S2 kalau penakut, jaringannya terbatas, “lembek”, cepat menyerah dan gemar menyangkal.


Tetapi maaf, ketidakmampuan keluar dari zona nyaman ini bukanlah monopoli kaum muda. Orang-orang tua yang hidupnya mapan dan merasa sudah pandai pun terperangkap di sana. Seperti apakah gejala-gejalanya?


“Saya Pikir…”


“Saya pikir hidup yang nyaman, terlindungi, tercukupi adalah hidup yang aman”, begitu pemikiran banyak orang.


Kita berpikir, apa-apa yang kita kerjakan dan membuat kita mahir sehari-hari sudah final. Dengan cara seperti itu maka kita akan melakukan hal yang sama berulang-ulang sepanjang hari, melewati jalan atau cara-cara yang sama sepanjang tahun.


Padahal segala sesuatu selalu berubah. Ilmu pengetahuan baru selalu bermunculan dan saling menghancurkan. Teknologi baru berdatangan menuntut ketrampilan baru. Demikian juga peraturan dan undang-undang. Pemimpin dan generasi baru juga mengubah kebiasaan dan cara pandang. Ketika satu elemen berubah, semua kebiasaan, struktur, pola, budaya kerja dan cara pengambilan keputusan ikut berubah. Ilmu, keterampilan dan kebiasaan kita pun menjadi cepat usang.


Jalan-jalan yang nyaman kita lewati juga cepat berubah menjadi amat crowded dan macet, sementara selalu saja ada jalan-jalan baru.


Orang-orang yang terperangkap dalam zona nyaman biasanya takut mencari jalan, tersasar atau tersesat di jalan buntu. Padahal solusinya mudah sekali: putar arah saja, bedakan a dead enddengan detour.


Kalau bisa dikoreksi, mengapa konsep yang bagus dan sudah besar sunk cost-nya harus diberangus dan dikutuk habis-habisan? Bukankah kita bisa mengoreksi bagian-bagian yang salah? Orang-orang yang tak terbiasa keluar-masuk dari zona nyaman punya kecenderungan mengutuk jalan buntu karena ia merasa tersesat di sana. Ilmuwan saja, kalau kurang up to datesering melakukan hal itu, padahal orang biasa yang terlatih keluar dari zona nyaman bisa melihat jalan keluar.


Ada rangkaian sirkuit dalam otak kita yang membentuk jalur tetap, sehingga program diri dikuasa autopilot. Akibatnya, tanpa berpikir pun kita akan sampai di tempat tujuan yang sama dengan yang kemarin kita tempuh. Dan ketika kita keluar dari jalur itu, ada semacam inersia yang menarik kita kembali pada jalur yang sudah kita kenal.


Kata orang bijak, keajaiban jarang terjadi pada mereka yang tak pernah keluar dari "selimut rasa nyamannya." Keajaiban itu hanya ada di luar zona nyaman yang kita sebut sebagai zona berbahaya (a danger zone). Zona berbahaya ini seringkali juga dinamakan sebagai zona kepanikan (panic zone). Tetapi untuk menghindari kepanikan, para penjelajah kehidupan telah menunjukkan adanya zona antara, yaitu zona belajar (learning zone atau challenge zone).


Karena itulah, belajar tak boleh ada tamatnya. Sekolah pada lembaga formal bisa menyesatkan kalau beranggapan selesai begitu gelar dan ijazah didapat. Apalagi bila kemudian memunculkan sikap arogansi "saya sudah tahu" atau "mahatahu" tentang sesuatu hal.


Saya sering membaca tulisan para ilmuwan yang memberikan tekanan pada ijazahnya (yang memberi gelar) saat menggugat sebuah pendapat atau konsep. Tentang hal ini saya hanya bergumam, mereka kurang terbuka, kurang mampu melihat perspektif, tak kurang mau belajar lagi. Learning itu gabungan dari relearn dan unlearn. Orang yang terbelenggu dalam zona nyaman kesulitan untuk belajar lagi dan membuang pandangan-pandangan lamanya. Ia menjadi amat resisten dan keras kepala.


Manusia belajar sepanjang masa melewati ujian demi ujian. Dan itu meletihkan, bahkan kadang menakutkan, melewati proses kesalahan dan kegagalan, menemui jalan buntu dan aneka krisis, kurang tidur.


Kadang kita menemukan guru yang baik dan pandai, tapi kadang bertemu guru yang menjerumuskan dan menyesatkan. Tetapi mereka semua memberikan pembelajaran.


Jadi bagaimana gejala orang yang kesulitan “keluar-masuk” zona nyaman? Saya kira Anda sudah bisa melakukan introspeksi.


Hidup itu memang terdiri dari proses keluar-masuk. Kalau sudah nyaman, ingatlah jalan ini akan crowded dan kelak menjadi kurang nyaman. Jangankan melewati jalan raya, karier kita pun akan menjadi usang kalau tak berubah haluan memperbaharui diri. Perusahaan lebih senang mendapatkan kaum muda yang masih bisa dibentuk ketimbang kita yang lebih tua tapi sudah tak mau belajar lagi, keras kepala pula.


Kalau kita berani melewati jalan tak nyaman, lambat laun kita pun bisa meraih kemahiran. Kalau sudah mahir dan nyaman, jangan lupa cari jalan baru lagi. Seorang climber, kata Paul Stoltz terus mencari tantangan baru. Ia bukanlah a quiter atau a camper.


Siapa yang tak ingin hidup mapan dan nyaman? Kita bekerja keras untuk meraih kenyamanan dan ketenangan hidup, tetapi para ahli mengingatkan itu semua hanyalah ilusi. Dalam zona nyaman tak ada kenyamanan, tak ada mukjizat selain mereka yang berani keluar dari selimut tidurnya.


Bagaimana Melatihnya?


Saya ingin mengatakan pada Anda, jangan terburu-buru mengatakan bahwa manusia dewasa tak bisa berubah. Pengalaman saya menemukan banyak orang dewasa yang bisa berubah. Yang tidak bisa berubah itu adalah manusia yang sudah final.


Manusia yang sudah final itu biasanya pikirannya kaku seperti orang mati dan merasa paling tahu. Tentang manusia yang arogan ini bukanlah tugas manusia untuk mengubahnya, biarkan saja Tuhan yang memberikan solusinya. Hanya lewat ujian beratlah mukjizat itu baru terjadi pada mereka.


Di Rumah Perubahan, kami biasa mendampingi dan memberikan pelatihan untuk keluar dari zona nyaman ini. Biasanya setelah dilatih mereka malah justru menjadi pembaharu yang progresif. Bahkan mereka menjadi teman para CEO yang sedang memimpin transformasi untuk menghadapi para pemimpin pemberontakan yang resisten terhadap perubahan, atau orang-orang arogan dan miskin perspektif, termasuk para senior yang sudah final karena gelarnya sudah panjang.


Lain kali saya akan jelaskan apa yang harus dilakukan orangtua dan guru untuk melatih anak-anaknya keluar dari zona nyaman.

Sumber : Kompas

4 Kata Ajaib Yang Akan Meningkatkan Penjualan

Copywriting adalah sebuah tindakan menulis tulisan dengan tujuan untuk mengiklankan atau memasarkan sebuah produk, bisnis, seseorang, opini atau ide. Sang pembaca tulisan tersebut diharapkan akan terbujuk untuk membeli produk yang diiklankan, atau menyetujui sudut pandang dari isi tulisan yang telah dibagikan.
Skill ini penting untuk bisnis online karena menuntut seni memasarkan atau mendeskripsikan suatu produk lewat teks. Dengan segala keterbatasan kata-kata, Anda harus membuat pelanggan tertarik terhadap produk Anda lewat beberapa kalimat saja.
4 kata ini adalah kata-kata yang ‘ajaib’ secara psikologi dan meningkatkan kesempatan para konsumen untuk membeli sebuah produk dan tentunya meningkatkan jumlah penjualan Anda.

1. Anda

sifandy.com-anda
Menurut salah satu penyedia layanan ecommerce: Shopify, ‘You‘ atau ‘Anda’ adalah kata paling kuat di seluruh Inggris. Dengan kata ini, pembaca seolah-olah diajak bicara secara langsung. Salah satu perusahaan yang selalu menggunakan ‘You’ dan berhasil membangun hubungan baik dengan pelanggannya adalah Uncommongoods. Toko online yang khusus menjual barang-barang yang unik ini, selalu menulis email yang seolah-olah mengajak Anda berbincang langsung dengan mereka. Inilah judul yang tertulis dalam salah satu email mereka:
Uncommongoods



sifandy.com-you
Dan tidak hanya di email, halaman utama website Uncommongoods juga banyak menggunakan kata-kata ‘Anda’.

2. New (Baru)

sifandy.com-New
Ketika Anda melihat sesuatu yang ‘baru’, Anda pasti merasa tergugah, exciting, penasaran, dan perasaan menginginkan lainnya. iPhone telah mencontohkan penggunaan kata ini dengan baik ketika mengkampanyekan iPhone 5. New designnew technologynew iPhone.
Dr. Bianca Whittman adalah seorang ilmuwan yang mempelajari kata-kata yang digunakan para copywriterdan bagaimana hal tersebut mempengaruhi pelanggan.
Dia mengatakan seperti ini ketika meneliti sebuah produk permen sebagai contoh, “Saya menyukai cokelat batang yang biasa saya makan, namun melihat repackaging dari cokelat ini, disertai dengan kata-kata “New, improved flavor” menjadikan saya ingin beralih dari cokelat kesukaan saya.”
Konsumen punya keterikatan yang positif terhadap kata ‘New‘. Anda secara konstan pasti menginginkan baju baru, gadget baru, mobil baru. Sebagai pengusaha toko online, Anda harus memainkan kata ini sebanyakmungkin yang Anda mampu.

3. GRATIS

sifandy.com-Gratis
Siapa yang tidak tertarik dengan kata ‘Gratis’? Kata ini mempengaruhi emosional dan ketertarikan seseorang.
Saat Amazon melakukan uji coba dengan menerapkan gratis ongkos kirim untuk pembelian di atas $99, pembeli merasa mereka harus membayar $10 lagi untuk mendapatkan fasilitas tersebut. Padahal, biaya ongkos kirim yang diperlukan hanyalah $3,95.
Gregory Clotti, founder dari Sparring Mind, berpendapat bahwa kata ‘gratis’ mengekspos keengganan banyak orang untuk kehilangan lebih banyak.
Pada November 2012, Amazon menurunkan minimal order-nya menjadi $75 untuk mendapatkan gratis ongkos kirim, rata-rata pembelinya memesan sejumlah $80.

4. Bergaransi

sifandy.com-Garansi
Kata ‘bergaransi’ menjadi semacam janji untuk kepuasan para konsumen jika mereka membeli suatu produk. Konsumen merasa terlindungi, aman, dan kepercayaan terhadap Anda juga meningkat.
Sebuah studi menemukan bahwa orang-orang punya kecenderungan takut terhadap sesuatu yang mereka harus bayar. Takut rusak, tidak sesuai keinginan, cepat busuk, berdampak buruk terhadap kesehatan, dan lain sebagainya. Dengan menjamin pembelian mereka, resiko merasa takut ini bisa ditekan sehingga pembeli tidak merasa ragu lagi untuk membeli produk Anda.
Anda sebaiknya memberikan garansi atau jaminan, misalnya “Jaminan Uang Kembali”, namun harus disertai dengan beberapa aturan supaya pelanggan tidak seenaknya memanfaatkan maksud baik Anda

Kenapa pelanggan suka nongkrong di JCO

Masih jadi pertanyaan di dalam benak saya kenapa pelanggan sangat suka sekali nongkrong di jco, hampir berjam-jam sambil membuka laptop, apakah sesuai dengan analisa saya sebelumnya atau kah berbeda...

Sepertinya saya harus melakukan wawancara untuk memperoleh jawabannya. Nah menurut seorang wanita yang sedang skripsi alasan mengapa dia suka di jco adalah

1. Dia suka donuts, ini jawaban penting, karena klo tidak suka donuts dia akan pergi ke starbuks, karena beli minuman apa pun pasti dikasih donuts :)
2. Dia suka karena suasana yang nyaman
3. Dia suka karena harga yang relatif terjangkau

Jadi peluang tersebut yang diambil oleh jco, bagaimana memanjakan pelanggan dengan produk dan pelayanannya. Jadi inget konsep branding yang mengatakan bisnis itu terdiri dari beberapa tingkatan yaitu :

1. Bisnis komoditi 

2. Bisnis brand

3. Bisnis brand and service - bagaimana merubah sebuah produk komoditi yaitu donuts menjadi produk brand and service yang memiliki kebanggaan bagi para pelanggan yang menikmati dan tidak memikirkan harga yang relatif lebih mahal.

Sangat menarik untuk diterapkan :) 

Kerja itu tidak selalu harus di ruangan

Kehebatan era abad ke 21 adalah kita bekerja dapat dari mana pun, semua itu hanya memerlukan sebuah konektivity yang stabil dan tempat yang nyaman untuk bekerja.

Salah satu bisnis penjaja makanan ringan JCO mungkin bertahap mulai menerapkan konsep tersebut, konektivity yang stabil, ruangan yang nyaman dan pemandangan yang indah menjadi unsur pendukung dalam bisnis mereka.

Pertanyaannya adalah kenapa mereka tidak menerapkan aturan jam makan dan kunjungan, klo dipikir-pikir alasannya adalah sebagai berikut :

1. Pelanggan itu adalah raja, layani mereka sebaik mungkin. Tidak perlu merasa risih melihat pelanggan yang beli hanya kopi namun duduk lama di tempatnya karena pasti duduk lama membuat bosan dan pasti ingin ngemil atau minum lagi.

2. Harga yang relatif murah walau kalo dihitung dengan kopi buatan warung tenda lebih nikmat warung tenda sih.. Jujur aja :) karena waktu ditanya ini kopi mana? sumatera,  dari mananya tidak tau :)

3. Display yang menarik, lama-lama mengundang pelanggan untuk mencoba dan mencoba jadi harus kuat-kuat iman loh :)

Ya itu semua hanya sebagaian analisa yang saya peroleh dari pemantauan selama 2 jam di JCO menikmati segelas ice chocolato, segelas black coffee, dua donuts..

Jadi bagi anda pelaku bisnis warung kopi, temukan konsep bisnis anda, bagaimana membuat pelanggan betah di warung kopi anda. Untuk itu anda memerlukan fitur pendukung seperti
1. Power listrik yang tersedia, pastikan letaknya yang mudah dijangkau
2. Konektivity yang stabil, mudah diakses dan aman
3. Display makanan dan minuman yang menarik
4. Pegawai yang cantik, cakep dan ramah
5. Tambahkan musik agar suasana mendukung, dengan melodi yang lembut
6. Pastikan harga anda bersaing, bikin pelanggan anda dua kali untuk menolak pelayanan anda.

Ya demikianlah laporan dari saya mengenai bisnis cafe dipadukan dengan konsep hangout yang nyaman.. Jadi buat pelanggan mau kerja itu ga mesti dikantor, di warung kopi atau dimana pun dengan adanya konektivity yang stabil dan suasana yang nyaman pasti bisa kerja.

Bagi para pengusaha inilah peluang untuk mendapatkan omset yang berlimpah.

Cara Mencari Peluang Usaha Baru

Peluang Usaha
Peluang Usaha - www.likethisya.com
Peluang bisnis atau usaha biasanya identik dengan penghasilan atau keberuntungan, yang berarti juga dekat dengan uang. Dengan strategi bisnis dan manajemen pengelolaannya, bisnis tersebut akan memberikan penghasilan yang cukup besar.
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com